Jadwal vaksin ayam broiler dibagi berdasarkan umur ayam. Vaksin diberikan tidak secara sembarangan, sebab mulai dari jenis vaksin, dosis dan waktu diberikan vaksin harus diketahui dengan tepat. Tentunya ayam yang divaksin ini dalam keadaan sehat dan jangan melakukan vaksin pada ayam yang sedang sakit. Begitu juga, ketika suhu udara sedang sangat panas maka vaksin pun tak boleh dilakukan.

Jadwal Vaksin Ayam Broiler

jadwal vaksin ayam broiler

1. Umur 3 – 5 hari

Ayam broiler terkenal dengan umur yang pendek, berbeda dengan ayam joper yang lebih kuat, sehingga jadwal vaksin ayam broiler diberikan mulai dari umur yang masih sangat kecil. Ketika baru berumur 3-5 hari, maka jenis vaksin yang diberikan terbagi dalam dua jenis yaitu tetes dan spray serta suntik. Jenis vaksin tetes mulai dari ND Lasota, ND Lasota IB sedangkan yang berbentuk spray yaitu ND viscerotropic. Sedangkan untuk jenis suntik contohnya ND killed.

Ketika meneteskan vaksin maka harus terserap sempurna ke dalam kelopak mata ayam. Jangan langsung melepaskan ayam padahal tetesan vaksin belum terserap dengan baik. Selain itu, ayam dalam sekali jaring maksimal 200 ekor, sebaiknya jangan lebih agar tidak kewalahan menanganinya.

Hal ini juga untuk menghindari agar ayam tidak stress ketika menunggu giliran vaksin. Melakukan vaksin tetes juga ada hal yang harus diperhatikan, jangan langsung tetes ke mata ayam seperti obat mata manusia.

2. Umur 7 Hari, 12 hingga 14 Hari

Jadwal vaksin ayam broiler diberikan dalam bentuk minuman, yaitu vaksin IBD intermediate. Begitu juga ketika sudah berumur 12 hari sampai 14 hari, vaksin juga diberikan dalam bentuk minuman dari golongan vaksin IDB intermediate.

Seperti yang diketahui, vaksin ini berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam agar tidak terserang berbagai macam penyakit. Maka ketika masih sangat kecil, ayam tersebut harus dilakukan vaksinasi.

Berbeda jika memelihara ayam untuk konsumsi pribadi, umumnya tidak dilakukan vaksin karena ayamnya sedikit. Sedangkan jika beternak ayam, terdapat beratus ayam jika tidak diberi vaksin maka ketika satu ayam sakit akan menularkan kepada yang lainnya.

3. Umur 18 – 21 Hari

Vaksin yang diberikan masih dalam bentuk minuman atau dengan kata lain, dicampurkan ke dalam minuman, berupa ND lasota. Ketika memasuki jadwal vaksin ayam broiler yang diberikan dengan aplikaksi minum maka penggunaan klorin ataupun desinfektan air minuman selama 24 jam dihentikan dulu sementara, sebelum vaksinasi dilakukan.

Jadi, istilah lain disebut ayam saat itu sedang puasa mulai dari 1 jam hingga 2 jam. Jangan lupa siapkan susu skim, air serta vaksin yang tepat. Sediakan air yang cukup dengan ukuran air yang habis diminum selama 1 hingga 2 jam. Jika ayam dipelihara di lokasi yang airnya kurang bagus, maka dosis susu skim harus ditingkatkanĀ  dan air sebaiknya direbus dulu sebelum proses vaksinasi.

Ketika, melakukan vaksin baik itu masih umur 3 hari ataupun sudah beruumur 21 hari, jangan gunakan wadah yang terbuat dari logam. Selalu gunakan wadah berbahan plastik serta air yang digunakan pun harus dalam keadaan baru atau masih segar dan steril.

Siapapun yang memberikan vaksin harus sudah terlatih ataupun berpengalaman, sehingga bisa melakukan dengan cara yang tepat. Prosedur harus diikuti dengan baikĀ  dan harus sesuai dengan jadwal vaksin ayam broiler. Multivitamin juga diberikan setelah selesai vaksinasi agar ayam tidak stress.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *