Indonesia memiliki banyak sekali jenis dan macam lagu daerah yang menjadi warisan budaya dan mesti dijaga oleh semua lapisan generasi penerus. Salah satunya lagu daerah yang berasal dari Kalimantan Timur.

Berlokasi di pulau Kalimantan, Kalimantan Timur berada di ujung paling timur dan berbatasan langsung dengan Malaysia. Dengan luas sekitar 129.066,64 km2 serta populasi penduduk sekitar 3,6 juta jiwa membuat propinsi ini begitu kaya dengan lagu-lagu daerah yang menarik dan fenomenal.

Cara agar lagu-lagu daerah di nusantara seperti lagu daerah dari Kalimantan Timur bisa tetap lestari ialah dengan memngenalkan lagu-lagu daerah tersebut ke generasi muda. Meskipun sekarang ini di sekolah sudah banyak pelajaran kesenian yang terdapat bab-bab yang membahas tentang lagu daerah.

Tetapi hendaknya, setiap orang tua di rumah pun juga memberikan pemahaman atau edukasi tentang lagu daerah. Misalnya seperti dengan mengajak anak menyanyikan lagu daerah sambil bermain alat musik. Ada sejumlah lagu daerah Kalimantan Timur yang bisa dibilang cukup populer di tengah kalangan masyarakat. Berikut diantaranya :

1. Indung – Indung

Lagu daerah Kalimantan Timur berjudul Indung-indung yang satu ini bisa dibilang cukup dikenal oleh masyarakat luas. Setiap penggalan lirik yang ada di dalam lagu daerah tersebut memang cukup kental berkaitan dengan petuah Agama Islam yang syarat makna.

Makna yang terkandung di dalam lagu daerah Indung-indung ialah tentang bagaimana orang tua yang mengajarkan tentang tata krama dan sopan santun. Dimana seorang anak perempuan mesti menutup auratnya dari ujung kepala hingga kaki dan hanya menyisakan bagian telapak tangan serta wajah saja. Agar baik laki-laki ataupun perempuan bisa menjaga pandangan mereka antara satu dengan yang lain.

Lagu daerah yang satu ini pun juga mengingatkan setiap orang untuk selalu berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Anak-anak pun diajarkan untuk berbakti kepada orang tua. Juga diingatkan supaya tidak lupa beribadah agar tidak jauh dari siksa kubur. Lagu daerah berjudul Indung-indung ini membawa sekilas petuah yang penuh makna dan sangat baik untuk dikenalkan pada generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang tidak baik. Berikut lirik lagu Indng-indung.

“Indung Indung Kepala Lindung
Hujan Di Udik Di Sini Mendung
Anak Siapa Pakai Kerudung
Mata Melirik Kaki Kesandung
La Haula Wala Kuwwatta
Mata Melihat Seperti Buta
Tiada Daya Tiada Upaya
Melainkan Tuhan Yang Maha Esa

Aduh Aduh Siti Aishah
Mandi Di Kali Rambutnya Basah
Tidak Sembahyang Tidak Puasa
Di Dalam Kubur Mendapat Siksa

Duduk Goyang Di Kusi Goyang
Beduk Subuh Hampir Siang
Bangunkan Ibu Suruh Sembahyang
Jadilah Anak Yang Tersayang”

2. Lamin Talungsur

Lagu daerah Kalimantan Timur yang selanjutnya ini bercerita tentang asal usul Lamin Talungsur yang berasal dari daerah Berau. Diceritakan bahwa Lamin merupakan sebuah rumah miliki suku Dayak yang dihuni oleh seorang janda bersama anaknya.

Suatu ketika, Rumah Lamin pun tenggelam hingga masuk ke sungai ketika sang janda bersama kedua anaknya tengah menikmati ikan bakar dengan penuh bahagia. Ada satu kepercayaan di tengah masyarakat yang sejak dahulu sangat diyakini bahwa jika melakukan hal tersebut dapat mendatangkan sebuah malapetaka. Berikut lirik dari lagu Lamin Talungsur.

“Basurung ke ulu rantau tujuan
Basunsung surut mangiring pasang
Rantau tujuan lamin talunsur adidindang
Kissarini kunun jadi susuran
Lamin talungsur la nama rantaunya
Nyadi susuran jaman ka jaman
Adalah kunun ini kissanya adidindang
Si Ayus mangail baulli kali

Paulliannya lalu disalai
Di atas salaian cadandak mati
Jabakulisar manggalim buar
Si Ayus galli tatawa galak

Tapi apa kunun jadi akhirnya
Turunla imbut cada takira
Kampung talungsur kadasar sungai adidindang
Yattu susuranya lamin talungsur”

3. Oh Adingkoh

Masyarakat Kalimantan Timur memang sudah terkenal memiliki jiwa yang cukup puitis sejak jaman dahulu. Bahkan untuk melukiskan rasa rindu pun bisa dituangkan dalam sebuah syair lagu. Seperti yang terlihat di lagu “Oh Adingkoh”.

Lagu daerah Kalimantan Timur yang satu ini menceritakan tentang rasa rindu seorang kakak kepada sang adik yang begitu mendalam. Setiap bait lirik yang dilagukan akan begitu terasa rasa kasih dan sayang seorang kakak yang begitu merindukan adiknya. Berikut lirik dari lagu daerah Kalimantan Timur berjudul “Oh Adingkoh”.

“Oh adingkoh jebakena
Tahi dia manduikan sungei,
katining danum manampah atei mipen
Tahi dia hasupa adingkoh sayang,
Biti benengkoh ije huyung hanyang”

4. Buah Bolok

Selanjutnya ada lagi lagu daerah dari Kalimantan Timur yang punya lirik sedikit sarkastik, namun dikemas dengan begitu penuh makna. Lagu yang mengambil fokus pada buah Bolok ini memiliki makna untuk mengajak masyarakat sekitar menjaga dan merawat Rumah Panggung yang menjadi kebanggaan msyarakat agar tidak punah dan lapuk dimakan zaman.

Buah yang diceritakan dalam syair lagu tersebut adalah buah hutan yang ada di bandir. Pohon yang bagian bawahnya disenangi oleh banyak hewan-hewan yang ada di hutan seperti kijang maupun rusa. Di beberapa lirik, lagu daerah ini juga sedikit menyindir para generasi muda Kutai yang cuma berdiam diri berpangku tangan tanpa mau belajar tentang budayanya sendiri. Berikut lirik lagu daerah dari Kalimantan Timur berjudul “uah Bolok”.

“Buah bolok kuranji papan
Dimakan mabok dibuang sayang
Busu embok etam kumpulkan
Rumah-rumah jabok etam lestarikan

Buah salak muda diperam
Dimakan kelat dibuang sayang
Spupu dengsanak etam kumpulkan
Untuk menyambut wisatawan

Buah terong digangan nyaman
Jukut blanak tolong panggangkan
Musium Tenggarong Mulawarman
yok dengsanak etam kenangahkan

Buah bolok kuranji papan
Dimakan mabok dibuang sayang
Keroan kanak sekampongan
Etam begantar bejepenan”

5. Sorangan

Satu lagi lagu daerah dari kalimantan Timur yang juga cukup populer di tengah masyarakay ialah lagu “Sorangan”. Lagu yang satu ini menceritakan tentang perasaan rindu yang dialami seseorang. Dari rasa rindu yang mendalam tersebut membuat rasa sedih begitu mendalam hingga terbayang di saat-saat masih bersama.

Meskipun lirik lagu ini terdengar begitu sedih namun lagu daerah dari Kalimantan Timur yang satu ini banyak diminati oleh berbagai kalangan. Berikut lirik dari lagu daerah dari Kalimantan berjudul “Sorangan” yang bermakna seorang diri.

“Bulan tarang di pupuri awan
kada nyaman handak bajajalan
di langit bintang bintang sembunyi
merana melihat ku sorangan
angin batiup terasa dingin
awak di selimputin awan baju
aku duduk di bawah puhun plamboyan
mangganang adingku nang jauh

kadada yang mendangani aku
kadada yang batakun wan aku
kadada yang mamenderi aku
kanapa aku disini

kadada jua habar adingku
kadada jua basasuratan
kadada jua ampun ding sanank
kanapa kadada habar

malam saptu ku sudah mangganang
amun apalagi sudah di malam ahad
biasanya ku duduk badua
malam ini ku duduk sorangan”


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *