Banyak sekali olahan makanan yang menggunakan sayur kol sebagai salah satu bahan utamanya. Misalnya saja, sayur sop, sayur asem, bakwan, dan lain sebagainya. Menurut ahli gizi, kol merupakan salah satu sayuran yang miskin gizi. Namun kaya akan kandungan vitamin C serta zat besi.

Selain manfaat, sayur kol ternyata juga memiliki sejumlah bahaya yang mesti diperhatikan. Lantas bagaimana aturan mengkonsumsi sayur kol yang baik? Simak ulasan berikut ini selengkapnya!

Sayur Kol Bisa Memicu Perut Kembung

Dalam 100 gr sayur kol yang masih mentah memiliki kandungan 25 kalori, 5 gr karbohidrat, 3 gr serat, 2 gr gula, 30 mg natrium, dan juga 1 gr protein. Di samping itu, sayuran kol juga tinggi kandungan raffinose. Zat ini memiliki sifat yang cukup sulit dicerna langsung oleh lambung, namun bisa dicerna bakteri tapi menghasilkan gas yang bisa menyebabkan kembung.

Hal tersebut bisa terjadi jika seseorang tak terbiasa mengkonsumsi sayur kol dengan jumlah besar. Menurut ahli gizi, konsumsi sayuran kol secara aman cukup ΒΌ kg atau satu mangkuk saja.

Membuat Penyerapan Yodium Terganggu

Dalam sayuran kol terdapat zat kimia bernama goitrogens. Zat tersebut dapat membuat penyerapan yodium di dalam tubuh menjadi terganggu. Hal tersebut bisa terjadi jika Anda mengonsumsi sayur kol dalam keadaan masih mentah. Namun, senyawa zat tersebut bisa hilang jika sayuran kol sudah diolah terlebih dulu.

Sisi Positif dan Negatif Mengkonsumsi Sayur Kol

Setiap jenis sayuran selalu punya sisi baik dan buruknya, sama halnya dengan sayur kol. Setiap 100 gr sayuran kol bisa memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh sekitar 77 %, 19% vitamin K, 2% kalsium serta 2% zat besi.

Bahkan, sayur kol juga termasuk sayuran yang khasiatnya cukup fungsional, lho. Salah satunya dapat membantu menurunkan resiko terserang kanker. Sebaiknya untuk mengkonsumsi sayur kol lebih baik dikukus atau direbus terlebih dahulu

Masih Khawatir Konsumsi Sayur Kol

Meski mengkonsumsi sayur kol ada bahayanya, namun manfaatnya juga cukup besar. Dan lagi tak ada ruginya konsumsi sayur kol setiap harinya, asalkan cara pengolahannya tepat dan tidak berlebihan. Disarankan juga untuk mengkonsumsi sayuran lainnya yang lebih beragam. Karena semakin banyak warna, akan mendapatkan manfaat antioksidan yang juga beragam.

Daripada hanya memikirkan bahayanya, mengkonsumsi makanan alami justru akan sangat baik bagi tubuh. Dianjurkan juga untuk mengkonsumsi sayur minimal 100 gr tiap hari, Anda juga bisa memasukan sayur kol di dalamnya.

Dengan konsumsi yang seimbang ditambah cara pengolahan yang tepat, tentu bahaya dari sayur kol bisa dihindari hingga sekecil mungkin. Semoga bermanfaat.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *