Sebagaimana namanya, pupuk kandang memiliki banyak jenis sesuai bahan dasar pembuatannya. Salah satunya ialah pupuk kandang sapi yang terbuat dari kotoran hewan sapi. Pupuk tersebut dimanfaatkan karena mampu menyuplai unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Seperti apa manfaatnya dan bagaimana cara pembuatannya? Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat Pupuk Kandang Sapi

Pupuk yang terbuat dari kotoran hewan banyak digunakan para petani untuk mensuplai kebutuhan unsur hara tanaman. Salah satunya, seperti yang ada pada pupuk kandang sapi. Pupuk kandang sendiri berfungsi untuk memperbaiki kondisi tanah, baik secara fisik, kimia maupun biologi.

Komposisi dari unsur hara di pupuk kandang sendiri tergantung dari jenis kotoran hewan yang digunakan, umur hewan, alas kandang hingga pakan yang diberikan. Setiap hewan tentu akan menghasilkan kotoran dengan kandungan hara yang unik dan lain antara satu dengan yang lain.

Akan tetapi, umumnya semua jenis kotoran hewan memiliki kandungan unsur hara makro. Misalnya nitrogen (N), fosfor (P), kalsium (Ca), kalium (K), magnesium (Mg) serta belerang (S). Begitu juga pada pupuk kandang sapi. Berbeda dengan pupuk kimia sintetis, pupuk kandang mengandung unsur hara yang jauh lebih sedikit kadarnya. Sehingga penegaplikasiannya perlu lebih banyak dibanding pupuk kimia sintetis.

Kotoran sapi menjadi salah satu bahan yang memiliki potensi bagus untuk dijadikan pupuk organik. Di dalam kotoran sapi terkandung beberapa unsur hara, seperti nitrogen sebesar 0,33%, kalium sebesar 0,13%, fosfor sebesar 0,11%, dan kalsium sebesar 0,26%. Pupuk kandang sapi merupakan salah satu jenis pupuk yang bermanfaat sebagai bahan paling baik untuk pembenah tanah dibanding bahan pembenah sintetis atau buatan.

Cara Membuat Pupuk Kandang Sapi

Secara umum, pupuk organik memiliki kandungan hara makro seperti N,P,K yang cukup rendah. Namun, kandungan hara mikro di dalamnya cukup berlimpah. Dan kandungan ini yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Untuk membuatnya, dibutuhkan beberapa alat dan bahan, diantaranya.

Bahan-Bahan untuk Membuat Pupuk Kandang Sapi

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Kotoran sapi
  • Molasses
  • Sekam padi
  • Dekomposer
  • Air secukupnya

 

Alat-Alat Yang Dibutuhkan:

  • Cangkul dan sekop untuk mengaduk semua bahan pupuk sekaligus melakukan pembalikan.
  • Penutup atau terpal digunakan untuk menutup adonan pupuk.
  • Lokasi yang teduh dan jauhkan dari cahaya matahari ataupun dan hujan secara langsung.
  • Gudang penyimpanan untuk menyimpan adonan pupuk yang belum jadi.
  • Ember untuk mengencerkan molases dan mengambil air.
  • Karung untuk pengemasan pupuk kandang yang sudah jadi.

Dalam proses pembuatan pupuk kandang, dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama proses pengadukan, tahap kedua  adukan berumur 1 minggu, kemudian tahap adukan berumur 2 minggu serta tahap penyelesaian dan pengemasan. 

Tahap pembuatan

Setelah bahan-bahan dan peralatan sudah disiapkan semua, selanjutnya proses pembuatan pupuk. Berikut cara selengkapnya.

  • Siapkan kotoran sapi yang masih segar kemudian letakan sekam padi di bagian atasnya.
  • Lalu taburkan stardec diatasnya secara merata.
  • Encerkan molasses dengan air secukupnya kemudian siramkan secara merata di bahan pupuk tadi.
  • Segera aduk semua bahan pupuk kandang sapi tadi sampai rata.
  • Jangan lupa, atur kelembaban adukan pupuk sekitar 60%. Tandanya, jika pupuk tidak akan pecah saat digenggam, lalu tak ada rembesan air, ketika disentuh tangan pum tidak basah.
  • Jika dirasa kurang lembab, bisa ditambahkan air secukupnya saja.
  • Bahan-bahan pupuk yang telah diaduk merata segera ditutup menggunakan penutup terpal.
  • Selanjutnya proses pembalikan dilakukan minimal setiap minggu sekali.
  • Jangan lupa untuk melakukan pengecekan pupuk kandang sapi tadi secara rutin. Pengecekan pertama dilakukan di hari ketiga, jika terasa ada hawa panas, maka artinya proses pengomposan pupuk sedang terjadi.

 Proses tersebut berlangsung sekitar 3 minggu setelah bahan pupuk didiamkan. Selang 3 minggu berlalu, pupuk kandang sapi yang dibuat tadi pun sudah siap digunakan. Hal tersebut ditandai dari bahan pupuk yang tidak lagi mengeluarkan suhu panas maupun bau tidak sedap.

Ciri-Ciri Pupuk Kandang Sapi yang Sudah Jadi

Ada beberapa ciri yang bisa dikenali apakah pupuk kandang sudah jadi atau belum. Berikut diantaranya.

  • Warna pupuk menjadi coklat kehitaman.
  • Pupuk mengeluarkan aroma yang baik dan tidak menyengat seperti bau kotoran baru. Tapi aromanya lebih seperti bau humus di hutan atau tanah.
  • Jika dipegang atau dikepal, pupuk kandang tersebut akan terasa menggumpal. Dan jika ditekan dengan perlahan, gumpalan pupuk akan mudah sekali hancur.

Demikian tadi informasi singkat tentang pupuk kandang sapi, bagaimana cara pembuatan dan seperti apa ciri-ciri pupuk kandang sapi yang bagus. Ternyata proses pembuatannya tak sesulit yang dibayangkan selama ini bukan? Jadi jika, Anda punya hewan ternak di rumah, tak ada salahnya mencoba. Semoga bermanfaat!

 


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *